Inggris Harus Mengejar Crypto jika Ingin Memimpin | Gudang Berita

berita-kripto-terkini

Mantan Anggota Parlemen Inggris : Philip Hammond – Politikus Inggris yang memegang sebagai Chancellor of the Exchequer dari 2016 sampai 2019 – menekan otoritas Inggris untuk membuka tangan mereka pada industri asset digital. Bila tidak, beberapa negara yang lain sudah ikutan akan beralih menjadi pimpinan kripto global, sementara Inggris akan kehilangan kesempatan kali ini.

Inggris Semestinya Tidak Membuang Kesempatannya

Anggota Parlemen (MP) dari tahun 1997 sampai 2019 – Philip Hammond – mengomentari pemerintahan Inggris karena bergerak terlampau lamban ke arah dunia cryptocurrency. Dalam penglihatannya, anggota parlemen harus memusatkan usaha mereka ke itu dalam beberapa bulan depan bila mereka siap mengganti Inggris jadi pusat cryptocurrency.

“Belum terlambat untuk kami untuk memburu dan menyembuhkan diri, tapi kami makin dekat di titik di mana itu akan telat.”

Hammond mengatakan status yang serupa di akhir tahun kemarin, menjelaskan aset digital bitcoin dan altcoin bisa amankan kestabilan keuangan London di saat kerajaan sedang berusaha dengan resiko Brexit dan rekor inflasi.

Dia memvisualisasikan dirinya sebagai simpatisan tulang punggung crypto – tehnologi blockchain – yang meramalkan jika itu akan memberikan dukungan jaringan perdagangan masa datang. Karenanya, pengawas lokal harus menganggap serius dan mengaplikasikan ketentuan yang mendalam di bidang ini:

“Pengontrol sudah benar-benar terusik. Kita perlu bergerak lumayan cepat untuk memperlihatkan jika tehnologi ini dianggap dan diterima oleh legislator dan regulator di Inggris.”

Perlu disebut jika Lord Philip Hammond ialah sisi dari industri cryptocurrency. Tahun kemarin, dia tergabung dengan Copper (perusahaan penyimpanan asset digital yang berbasiskan di London) sebagai Penasihat Senior.

“Bila kita bisa menyatukan yang terbaik dari Inggris – pebisnis, industri, pemerintahan, dan regulator – untuk membuat dan aktifkan ekosistem berbasiskan blockchain untuk aset digital keuangan, kita akan amankan kepimpinan global Inggris di bagian ini sepanjang beberapa dasawarsa di depan,” ucapnya. atas pengangkatannya.

Baca Juga : Apakah itu Ethereum ?

Stablecoin Kedepan “British Pound-Pegged Tether”

Awal minggu ini, perusahaan ada di belakang stablecoin paling besar berdasar kapitalisasi pasar – Tether – mengutarakan tujuannya untuk mengeluarkan produk baru yang fokus pada mata uang nasional Inggris. Stablecoin, yang disebutkan GBPT, diprediksi akan dikeluarkan bulan kedepan karena awalannya akan bekerja di atas Ethereum.

Ini akan dibanderol 1: 1 ke Pound dan bisa menjadi produk ke-5 Tether sesudah USDT (diikutkan ke dolar), EURT yang dibanderol euro, CNHT yang dibanderol yuan Tiongkok laut lepas, dan MXNT (token yang baru dikeluarkan dibanderol ke peso Meksiko).

CTO Tether – Paolo Ardoino – memvisualisasikan Inggris sebagai “tepian selanjutnya untuk pengembangan blockchain.” Ia menjelaskan perusahaannya memilih untuk mengeksploitasi pasar lokal karena gagasan faksi berkuasa untuk mengganti negara tersebut jadi pusat kripto global – sebuah tekad yang selanjutnya diverifikasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tentang Perusahaan

PT. Gudang Kripto Indonesia  merupakan perusahaan yang mengelola platform exchange aset kripto yang mempertemukan pembeli dan penjual aset kripto.  Terfokus pada sentralisasi perdagangan aset kripto untuk skala luas. Mengutamakan mekanisme transaksi Jual dan beli aset kripto aktif selama 24 jam dalam sehari serta 7 hari dalam seminggu. Platform mengijinkan Anda untuk memiliki privilege dengan keuntungannya masing-masing yaitu sebagai Basic Member dan Verified Member, dimana keduanya memiliki hak tertentu untuk melakukan transaksi.


[email protected]



PT Gudang Kripto Indonesia

Jalan Ciputat Raya Nomor 28B, Kel. Kebayoran Lama Selatan, Kec. Kebayoran Lama,
Kota Adm. Jakarta Selatan, DKI Jakarta. 12240.